Sebelum memanggil teknisi servis, sebagian masalah kompresor bisa didiagnosis awal dengan mengenali gejalanya. Berikut tiga keluhan paling umum dari operator lapangan, penyebab yang paling mungkin, dan langkah pemeriksaan awal yang aman dilakukan.
⚠ Selalu matikan dan lepas sumber daya kompresor sebelum melakukan pemeriksaan fisik apa pun.
1. Kompresor Overheat
| Penyebab Umum | Langkah Pemeriksaan |
|---|---|
| Cooler/radiator tersumbat debu | Periksa dan bersihkan sirip cooler secara berkala, terutama di lingkungan berdebu |
| Level oli terlalu rendah | Cek indikator level oli, top-up sesuai spesifikasi |
| Ventilasi ruang kompresor buruk | Pastikan sirkulasi udara ruangan memadai, jarak dari dinding sesuai manual |
| Suhu lingkungan melebihi batas desain | Bandingkan suhu ruangan dengan spesifikasi operasional di manual |
Ruang Iklan (Google AdSense — Responsive Display Ad)
2. Kebocoran Oli
| Penyebab Umum | Langkah Pemeriksaan |
|---|---|
| Seal atau gasket aus/rusak | Periksa titik sambungan pipa oli dan sekitar separator tank |
| Separator elemen jenuh/rusak | Jika oli terbawa hingga ke jalur udara keluar, elemen separator kemungkinan perlu diganti |
| Overfill (oli terlalu penuh) | Cek level oli tidak melebihi batas maksimum indikator |
Selalu gunakan oli dan separator asli sesuai rekomendasi pabrikan — komponen non-genuine sering menjadi penyebab kebocoran berulang meski sudah diganti.
3. Penurunan Tekanan (Pressure Drop)
| Penyebab Umum | Langkah Pemeriksaan |
|---|---|
| Filter udara/oli tersumbat | Cek indikator differential pressure pada filter, ganti jika sudah melewati batas |
| Kebocoran pada sistem pipa | Dengarkan suara desisan di sambungan pipa, atau gunakan semprotan air sabun |
| Pipa berukuran terlalu kecil | Lihat panduan desain perpipaan kami untuk perhitungan diameter yang tepat |
| Katup pengatur tekanan tidak tepat | Periksa setting pressure switch sesuai kebutuhan operasional |
Masalah tidak kunjung selesai? Tim servis resmi kami siap membantu.
Hubungi Layanan Servis